DaerahPariwisata

West Java Academy: Wadah Pengembangan Pariwisata Budaya dan Ekonomi Kreatif di Jawa Barat

×

West Java Academy: Wadah Pengembangan Pariwisata Budaya dan Ekonomi Kreatif di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
West Java Academy

Disparbud Jabar Buka West Java Academy, Wadah Pengembangan Pariwisata Budaya dan Ekonomi Kreatif

Bandung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat (Jabar) membuka West Java Academy, sebuah wadah pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif. Academy ini diresmikan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, pada Sabtu (4/5/2024) di Kantor Disparbud Jabar.

“Saya yakin masa depan kita ada pada ekonomi kreatif,” ujar Bey Machmudin dalam sambutannya, seperti dikutip dari https://jabarprov.go.id/. Ia optimis bahwa ini dapat menjadi wadah bagi para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengembangkan potensinya dan mendorong kemajuan ekonomi kreatif di Jawa Barat.

Merupakan salah satu upaya Disparbud Jabar untuk mengaktifkan ruang publik dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Academy ini akan menyelenggarakan berbagai pelatihan dan workshop, termasuk di bidang kepariwisataan, 17 subsektor ekonomi kreatif, dan pengembangan game.

Baca Juga :   Bank Jatim dan Bank Banten Tandatangani NDA untuk Kolaborasi Strategis

Pembukaan West Java Academy ini merupakan langkah strategis Disparbud Jabar dalam mewujudkan visinya untuk menjadikan Jawa Barat sebagai destinasi wisata unggulan dan pusat ekonomi kreatif di Indonesia. Jabar sendiri telah menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan ekonomi kreatif, dengan menyumbang 20,74 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekonomi kreatif nasional.

“Pembangunan simpul-simpul kreatif (creative hub) adalah salah satunya,” kata Bey Machmudin, merujuk pada upaya Disparbud Jabar untuk membangun ruang-ruang kreatif bagi masyarakat. Creative hub ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkreasi dan mengembangkan usahanya.

Gelombang pertama akan dilaksanakan selama enam pekan, meliputi workshop pariwisata, hospitality, pramuwisata, pengembangan game, seni pertunjukan, dan seni musik. Disparbud Jabar berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Politeknik Bandung, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Himpunan Pramusiwata Indonesia, PHRI, Agate Academy, Singlet Kabaret, Senandung, dan KPJ Jabar, untuk menyelenggarakan workshop ini.

Baca Juga :   Study Tour Diperketat, Usai Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana

Batch 1 diikuti oleh puluhan peserta, yang terdiri dari pelaku industri pariwisata, industri kreatif, asosiasi, komunitas, pelajar dan mahasiswa, serta ASN/non-ASN yang ingin terlibat dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Disparbud Jabar berharap West Java Academy dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan berkontribusi pada pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif di Jawa Barat. Academy ini juga diharapkan dapat menjadi ajang pemasaran industri kreatif dan menjawab tantangan ketenagakerjaan dan kewirausahaan di Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *