DaerahNasional

Akademisi dan Media Bersatu Lawan Korupsi: Membangun Indonesia Bebas Korupsi

×

Akademisi dan Media Bersatu Lawan Korupsi: Membangun Indonesia Bebas Korupsi

Sebarkan artikel ini
Akademisi dan Media Bersatu Lawan Korupsi

Surabaya, Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia kembali mendapat dorongan kuat. Akademisi dan media massa bersatu dalam sebuah kegiatan bertajuk “Peran Akademisi dan Media dalam Pencegahan Korupsi”. Bertempat di Kantor Gubernur Jawa Timur pada Kamis (13/6/2024). Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk membangun Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi.

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim, Benny Sampirwanto, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran akademisi dan media dalam memerangi korupsi. “Akademisi sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Sementara jurnalis berperan penting dalam memperkuat independensi dan etika jurnalistik, termasuk melarang penerimaan suap atau gratifikasi,” ujar Benny.

Lebih lanjut, Benny menyampaikan bahwa kemitraan antara akademisi, media, dan pemerintah. Dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas sektor publik sangatlah krusial.

Baca Juga :  Seleksi Anggota Polri, Kapolda NTB: Proses Penerimaan Anggota Polri Transparan dan Profesional

“Pencegahannya pada akademisi dan jurnalis media memerlukan upaya kolektif dari semua pemangku kepentingan,” tegasnya. “Dengan kerja sama yang erat dan komitmen yang kuat, kita dapat membangun budaya integritas dan menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi.”

Membangun Sinergi untuk Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel menjadi tujuan utama dari upaya pencegahan ini. Benny Sampirwanto menyampaikan harapannya agar perguruan tinggi, media, pemerintah, dan masyarakat dapat bekerja sama secara sistematis dan berkelanjutan untuk menciptakan Indonesia yang bebas dari korupsi.

Kolaborasi antara pihak-pihak tersebut dapat melakukannya melalui berbagai cara, antara lain:

  • Memperkuat integritas dan etika profesi akademisi, jurnalis, dan pejabat publik.
  • Menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penegakan hukum dan pemberantasannya.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya antikorupsi.
Baca Juga :  PLN Jaga Keandalan Sistem Transmisi Jelang WWF ke-10 di Bali

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen KPK RI dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan korupsi di berbagai sektor, termasuk melalui kemitraan dengan dunia akademisi dan media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *