Daerah

Gili Labak Jadi Rumah Baru bagi Terumbu Karang Hasil Sitaan di Bandara Juanda

×

Gili Labak Jadi Rumah Baru bagi Terumbu Karang Hasil Sitaan di Bandara Juanda

Sebarkan artikel ini
Gili Labak Jadi Rumah Baru bagi Terumbu Karang Hasil Sitaan
Surabaya, 3 Juni 2024 – Lepas pantai Pulau Gili Labak, yang dikenal dengan keindahan bawah lautnya, kini menjadi tempat baru bagi 24 terumbu karang hasil sitaan dari upaya penyelundupan di Bandara Juanda pada 11 Mei lalu. Kegiatan pelepasliaran ini, yang berlangsung pada Senin (3/6/2024), merupakan tindak lanjut dari penggagalan tersebut dan bagian dari komitmen Balai Besar Jawa Timur dalam konservasi terumbu karang.

Nur Patria Kurniawan, Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur, menegaskan pentingnya peran terumbu karang sebagai ekosistem vital bagi laut. “Terumbu karang bukan hanya rumah bagi beragam spesies laut, namun juga penjaga keseimbangan ekosistem dan pelindung garis pantai,” ungkapnya.

Proses pelepasliaran melibatkan berbagai pihak, termasuk mitra koral Seksi KSDA Wilayah IV, UD. ABS dan PT. Dinar Darum Lestari unit Sumenep, serta dukungan dari Polairud Polda Jawa Timur dan Pos Jaga Kalianget – Sumenep. Kerja sama ini memastikan setiap terumbu karang, terdiri dari jenis Anemon, Donat, dan Batu hiu, ditempatkan dengan hati-hati pada rak-rak yang telah disiapkan di lokasi transplantasi.

Baca Juga :  RT/RW Pontianak Utara Diminta Bantu Distribusikan SPPT PBB-P2 2024

Upaya Rehabilitasi dan Konservasi Jangka Panjang

“Pelepasliaran ini bukan hanya tindak lanjut penggagalan penyelundupan, tetapi juga bagian dari program rehabilitasi dan konservasi jangka panjang Balai Besar KSDA Jawa Timur,” jelas Nur Patria Kurniawan. Program ini bertujuan memulihkan ekosistem laut yang rusak dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga terumbu karang.

Pulau Gili Labak dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena kondisinya yang ideal untuk transplantasi terumbu karang. Diharapkan, terumbu karang yang dilepasliarkan dapat tumbuh subur, menambah keindahan, dan memperkaya keanekaragaman hayati di perairan sekitar pulau ini.

“Kami berharap upaya ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kelestarian lingkungan laut,” tambah Nur Patria Kurniawan. “Mari bersama-sama menjaga kekayaan laut kita untuk generasi mendatang.”

Baca Juga :  DPRD Riau Serahkan Rekomendasi LKPJ 2023 ke PJ Gubernur

Dengan semangat konservasi dan kolaborasi yang kuat, pelepasliaran terumbu karang di Pulau Gili Labak menjadi langkah nyata dalam pelestarian lingkungan laut Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *