Kriminal

Dua Spesialis Pembobol Sekolah di Malang Ditangkap Saat Libur Lebaran

×

Dua Spesialis Pembobol Sekolah di Malang Ditangkap Saat Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini
Dua Spesialis Pembobol Sekolah di Malang Ditangkap Saat Libur Lebaran

Malang, Jawa Timur – Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jawa Timur, berhasil menangkap dua orang terduga pelaku spesialis pembobol sekolah di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Aksi pencurian ini dilakukan saat sekolah-sekolah sepi menjelang libur Lebaran 2024.

Kedua tersangka, berinisial MT (24) dan SN (19), merupakan warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis. Keduanya diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Pakis di Dusun Cokro, Desa Sukoanyar pada Rabu (10/4/2024) dini hari.

“Kami berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di SDN 02 Desa Sukoanyar, dan menangkap dua orang terduga pelakunya,” ujar AKP Sunarko Rusbiyanto, Kapolsek Pakis, dalam konferensi pers di Polsek Pakis, Selasa (16/4/2024).

Baca Juga :   Polisi Berhasil Membongkar 115 Kasus Judi Online dan Menangkap 142 Tersangka

Modus Operandi dan Kerugian

Kapolsek Pakis menjelaskan, kasus pembobolan tersebut diketahui terjadi pada 4 April 2024. Saat itu, penjaga sekolah yang hendak membersihkan area sekolah kaget melihat kaca jendela ruang guru dalam keadaan pecah.

Setelah diperiksa, diketahui beberapa barang elektronik, seperti lima buah laptop Chromebook, sebuah proyektor, LCD, dan speaker aktif, telah raib. Barang-barang tersebut merupakan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan total kerugian mencapai Rp 46 juta rupiah.

Penangkapan Pelaku

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pakis dan ditindaklanjuti dengan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Berdasarkan penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku yang hendak menjual barang curiannya dengan harga murah di media sosial.

Baca Juga :   Oknum Polisi Terciduk Bawa 141 kg Ganja di Pasaman Barat

Petugas yang menyamar sebagai pembeli kemudian melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku saat mengetahui nomor seri barang yang dijual sesuai dengan laporan kehilangan.

Pengakuan Pelaku

Hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa MT dan SN telah beberapa kali melakukan pencurian di wilayah Kecamatan Pakis dan Jabung. Sasaran mereka adalah sekolah dan café, dengan total 4 sekolah dan 1 café yang telah dibobol.

Motif pencurian ini adalah ekonomi, karena kedua pelaku tidak memiliki pekerjaan.

Pasal yang Dikenakan

Saat ini, kedua tersangka ditahan di Polsek Pakis untuk proses penyidikan lebih lanjut. Mereka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *