DaerahPendidikan

Upaya Pemalang dalam Mengembalikan Anak Putus Sekolah ke Sekolah Pemalang

×

Upaya Pemalang dalam Mengembalikan Anak Putus Sekolah ke Sekolah Pemalang

Sebarkan artikel ini
Upaya Pemalang dalam Mengembalikan Anak Putus Sekolah

Bupati Pemalang Ajak Semua Tenaga Pendidik dan Pengurus Sekolah Kembalikan Anak Putus Sekolah ke Sekolah

Pemalang, Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, menyerukan kepada seluruh tenaga pendidik dan pengurus sekolah di Kabupaten Pemalang untuk bersama-sama mengembalikan anak-anak putus sekolah (ATS) ke bangku pendidikan. Hal ini disampaikannya saat membuka acara Action and Show SPNF SKB, PKBM, LKP, dan PAUD Tingkat Kabupaten Pemalang 2024 di Alun-alun setempat, Sabtu (4/5/2024).

“Kita ajak sekolah kembali! Kita beri pengertian kepada orang tuanya dan anak-anaknya agar mereka bisa sekolah kembali. Kita turunkan angka anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Pemalang,” ujar Bupati Mansur seperti dilansir dari https://pemalangkab.go.id/.

Bupati Mansur menjelaskan bahwa jumlah satuan pendidikan non-formal di Kabupaten Pemalang masih belum memadai untuk menangani isu strategis penanganan ATS. Saat ini, hanya terdapat 16 satuan pendidikan non-formal di Kabupaten Pemalang, terdiri dari satu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan 15 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Baca Juga :   Sumbar Targetkan 3.000 Desa Wisata Tersertifikasi Halal pada Oktober 2024

“Kondisi tersebut, kata Mansur bisa menggambarkan bahwa daya tampung satuan pendidikan non-formal belum sebanding dengan jumlah sasaran ATS di Kabupaten Pemalang,” terang Mansur.

Oleh karena itu, Bupati Mansur mengajak seluruh kelompok masyarakat, organisasi massa, dan yayasan pendidikan untuk berperan aktif dalam mendirikan layanan pendidikan baru di wilayah Kabupaten Pemalang. “Diharapkan akses dan kesempatan anak-anak yang tidak dapat mengenyam pendidikan di jalur formal bisa ditangani secara masif dan signifikan,” harapnya.

Sebagai komitmen Pemkab Pemalang dalam meningkatkan layanan pendidikan, Bupati Mansur menerangkan bahwa Pemkab Pemalang terus mendorong tercapainya standar layanan minimum bidang pendidikan. Salah satu upayanya adalah melalui program ‘Njuh Sekolah Maning’ dan program gema PAUD, “Gelem Maring PAUD”.

Baca Juga :   Nyaris Terkena Longsor, Rombongan Gubernur Sumbar Bantu Evakuasi Korban di Sitinjau Lauik

Upaya Pemkab Pemalang ini membuahkan hasil dengan meningkatnya indeks SPM bidang pendidikan Kabupaten Pemalang tahun 2024 menjadi 74,17 persen, naik 14,29 persen dibandingkan tahun 2023 yang berada di level 59,88 persen.

Berbagai Kegiatan untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Non-Formal

Kegiatan Action and Show SPNF SKB, PKBM, LKP, dan PAUD Tingkat Kabupaten Pemalang 2024 diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan non-formal di Kabupaten Pemalang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini meliputi:

  • Pelatihan kecakapan hidup (life skill) gratis kepada masyarakat, seperti pelatihan tata kecantikan rambut, tata rias pengantin, montir, menjahit busana muslim, tata boga, membatik, dan menyablon.
  • Gelar karya dalam bentuk market day P5 dari warga belajar SKB, PKBM, dan LKP.
  • Lomba Pendidik PAUD, meliputi lomba tari kreasi baru, lomba cipta senam anak, lomba menu bekal anak, lomba cipta permainan, lomba cipta APE, dan lomba mendongeng.
  • Pentas Seni dan tarian massal, yaitu tari metik yang melibatkan 2.782 pendidik PAUD dan flashmob tari yang melibatkan 500 penari dari siswa SD, SMP, SMA, SMK di Kabupaten Pemalang.
  • Hiburan Musik dari Nucleus Band dan diskopedia.
Baca Juga :   Rembang Buka 3.011 Lowongan ASN, Pendaftaran Segera Dibuka!

Diharapkan dengan berbagai kegiatan ini, kualitas pendidikan non-formal di Kabupaten Pemalang dapat meningkat dan semakin banyak anak-anak yang termotivasi untuk kembali ke sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *