BeritaDaerahEkonomi

Investasi di Papua Selatan Ditargetkan Rp1,87 Triliun Hingga 2025

×

Investasi di Papua Selatan Ditargetkan Rp1,87 Triliun Hingga 2025

Sebarkan artikel ini
Investasi di Papua Selatan Ditargetkan Rp1,87 Triliun Hingga 2025

Investasi Papua Selatan Ditargetkan Rp1,87 Triliun Hingga 2025, Pacu Pertumbuhan Ekonomi 5,25 Persen

Merauke, CNBC Indonesia – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) ditargetkan untuk mencapai realisasi investasi senilai Rp1,87 triliun hingga 10 Januari 2025. Hal ini merupakan bagian dari target nasional sebesar Rp1.650 triliun yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 5,25 persen di tahun 2024.

“Dari target itu, kami sudah membagi nilai investasi kepada empat kabupaten di Papua Selatan (Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel),” kata Kepala DPM PTSP Provinsi Papua Selatan Petrus Assem, dalam laporannya pada Dialog Investasi Gubernur Papua Selatan Bersama Investor di Swiss-bel Hotel Merauke, Selasa (30/4/2024).

Menurut Petrus, realisasi investasi terbesar terdapat di Kabupaten Merauke, disusul Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Hingga April 2024, tercatat 278 perusahaan telah berinvestasi di Papua Selatan, dengan 50 di antaranya merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) dengan nilai investasi mencapai Rp5,31 triliun. Sedangkan, 228 perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) menanamkan modalnya senilai Rp3,64 triliun.

Baca Juga :   Kapolri Pastikan Mudik 2024 Menggunakan Kereta Api Aman dan Nyaman, Ini Buktinya!

“Penyerapan tenaga kerja di Papua Selatan mencapai 16.673 orang, terdiri dari 61 orang tenaga kerja asing dan sisanya merupakan tenaga kerja Indonesia termasuk orang asli Papua,” ungkap Petrus.

Lebih lanjut, Petrus menjelaskan bahwa saat ini investasi di Papua Selatan masih terpusat di dua kabupaten, yaitu Merauke dan Boven Digoel. Hal ini dikarenakan potensi dan kemudahan akses yang tersedia di kedua wilayah tersebut.

“Untuk ke depannya, kami melihat potensi investasi di Mappi dan Asmat. Sejak tahun 2023/2024, ada investor baru yang ingin mengurus izin di wilayah kami, baik untuk sektor pertanian, kehutanan, perkebunan, maupun pertambangan,” jelas Petrus.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan, lanjut Petrus, telah mengarahkan agar perusahaan yang ingin mengurus izin untuk berlokasi di Mappi dan Asmat. Hal ini dilakukan agar investasi dapat tersebar merata di empat kabupaten di Papua Selatan dan mendorong penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan ekonomi yang merata.

Baca Juga :   Selebrasi Budaya Maluku Menggelar Ajang Meriah di SMP Negeri Unggulan Ohoijang

“Penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang merata diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Papua Selatan,” tandas Petrus.

Investasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun iklim investasi yang kondusif di Papua Selatan. Menurutnya, investasi menjadi kunci untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk membangun negara atau daerah, pemerintah dan masyarakat membutuhkan investasi. Tidak ada pembangunan tanpa investasi. Oleh karena itu, tugas pemerintah adalah menciptakan iklim investasi yang kondusif dan rasa aman serta kepastian hukum bagi investor menanamkan modal,” kata Apolo.

Apolo meyakini bahwa investasi yang baik dapat mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, investasi juga bermanfaat bagi penyerapan tenaga kerja dan membantu peningkatan retribusi atau pajak daerah yang dapat digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :   Duka Mendalam Korlantas Polri atas Tragedi Kecelakaan Maut Bus Wisata di Subang

“Kehadiran investasi juga dapat membantu peningkatan retribusi atau pajak daerah yang selanjutnya bisa kita gunakan untuk pembangunan dan pada akhirnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Apolo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *