NasionalSosial

Jangan Sampai Keliru, Inilah Perbedaan Pengertian Bangsa dan Negara

×

Jangan Sampai Keliru, Inilah Perbedaan Pengertian Bangsa dan Negara

Sebarkan artikel ini
Perbedaan Pengertian Bangsa dan Negara
Siarnews.com – Istilah “bangsa” dan “negara” sering kali digunakan secara bergantian, seolah-olah memiliki makna yang sama. Namun, dalam ilmu politik dan hukum internasional, kedua istilah ini memiliki definisi dan karakteristik yang berbeda. Memahami perbedaannya sangatlah penting untuk memahami konsep nasionalisme, kewarganegaraan, dan hubungan antar negara.

Pengertian Bangsa

Bangsa mengacu pada sekelompok orang yang memiliki kesamaan dalam beberapa aspek, seperti:

  • Asal Usul: Memiliki nenek moyang yang sama atau sejarah yang sama.
  • Bahasa: Berbicara dengan bahasa yang sama atau memiliki dialek yang saling dimengerti.
  • Kebudayaan: Memiliki tradisi, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya yang sama.
  • Cita-cita: Memiliki tujuan dan aspirasi yang sama untuk masa depan.
Baca Juga :  Terobosan Baru Penyelesaian Penguasaan Tanah di Kawasan Hutan

Bangsa tidak selalu memiliki wilayah geografis yang jelas. Mereka dapat tersebar di berbagai negara, seperti bangsa Kurdi yang mendiami wilayah Irak, Iran, Turki, dan Suriah.

Pengertian Negara

Negara mengacu pada organisasi politik yang memiliki beberapa ciri-ciri, seperti:

  • Wilayah: Memiliki wilayah geografis yang jelas dengan batas-batas yang diakui secara internasional.
  • Penduduk: Memiliki penduduk yang menetap di wilayah tersebut.
  • Pemerintahan: Memiliki pemerintahan yang sah dan diakui secara internasional.
  • Kedaulatan: Memiliki kedaulatan, yaitu hak untuk menentukan nasib sendiri dan tidak tunduk pada kekuatan eksternal.

Negara diakui sebagai subjek hukum internasional dan dapat menjalin hubungan dengan negara lain.

Perbedaan Utama antara Bangsa dan Negara

AspekBangsaNegara
DefinisiSekelompok orang yang memiliki kesamaan dalam aspek asal usul, bahasa, kebudayaan, dan cita-cita.Organisasi politik yang memiliki wilayah, penduduk, pemerintahan, dan kedaulatan.
PembentukanBerbentuk secara alami melalui proses sejarah dan budaya.Dibentuk secara formal melalui deklarasi kemerdekaan atau pengakuan internasional.
Status hukumTidak memiliki status hukum internasional.Memiliki status hukum internasional dan diakui sebagai subjek hukum internasional.
Ciri-ciriTidak selalu memiliki wilayah geografis yang jelas.Memiliki wilayah geografis yang jelas dengan batas-batas yang diakui secara internasional.
ContohBangsa Kurdi, Bangsa Roma, Bangsa Arab.Indonesia, Amerika Serikat, Prancis.
Baca Juga :  Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan Ramah Lingkungan di Ibu Kota Baru

Hubungan antara Bangsa dan Negara

Tidak semua negara dibentuk oleh satu bangsa. Ada negara yang dihuni oleh beberapa bangsa, seperti Indonesia yang memiliki lebih dari 300 suku bangsa. Dalam negara multi-bangsa, penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati antar suku bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *