Peristiwa

Buaya Muara Kembali Gegerkan Warga di Sungai Bondoyudo, Surabaya

×

Buaya Muara Kembali Gegerkan Warga di Sungai Bondoyudo, Surabaya

Sebarkan artikel ini
Buaya Muara Kembali Gegerkan Warga di Sungai Bondoyudo, Surabaya

Surabaya, Penampakan buaya muara di aliran Sungai Bondoyudo, Kecamatan Kencong, kembali membuat geger warga setempat. Laporan mengenai keberadaan reptil berbahaya ini pertama kali beredar di media sosial dan langsung mendapat perhatian serius dari Resort Konservasi Wilayah 16.

Sebelumnya, pemerintah Desa Kraton telah menerima laporan langsung dari warga tentang kemunculan seekor buaya muara berukuran sekitar 1 meter dengan berat sekitar 30 kilogram di tepi sungai. Kepala Desa Kraton, Agus Priyanto, dengan sigap mengerahkan seluruh aparat desa serta RT/RW untuk memasang banner peringatan dan mengimbau warga agar menjauh dari bibir sungai.

Penampakan Berulang Kali, Warga Semakin Waspada

Kemunculan buaya muara di Sungai Bondoyudo bukanlah yang pertama kali. Menurut warga sekitar, buaya-buaya ini sudah menampakkan diri sebanyak empat kali dalam tiga bulan terakhir. Ukuran buaya yang terlihat pun bervariasi, mulai dari anakan hingga yang mencapai panjang 2,5 meter.

Baca Juga :  7 Remaja Gangster Surabaya Diamankan Polisi, Gagal Lakukan Tawuran

Petugas Resort Konservasi Wilayah 16, bersama dengan perangkat desa, segera melakukan pemeriksaan dan penyisiran di lokasi penampakan. Namun, hingga saat ini belum ada satwa buaya yang berhasil ditemukan.

Upaya Pemantauan dan Edukasi Masyarakat Terus Dilakukan

“Kami terus berkoordinasi dengan Kepala Desa Kraton dan aparat setempat untuk memastikan situasi tetap aman. Langkah-langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat juga akan terus dilakukan,” ujar seorang petugas dari Resort Konservasi Wilayah 16, Senin (3/6/2024).

Pemerintah desa dan tim konservasi juga berencana untuk mengadakan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus diambil jika kembali terjadi penampakan buaya. Warga diharapkan untuk tidak mendekati atau mengganggu buaya jika terlihat, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang.

Baca Juga :  Petasan Meledak di Bangkalan, Tim Gegana Sterilisasi TKP dan Temukan 5 Slongsong Siap Pakai

Buaya Muara: Ancaman Nyata Bagi Keselamatan Warga

Penampakan buaya muara di Sungai Bondoyudo ini menambah daftar panjang kejadian serupa di berbagai wilayah di Indonesia. Buaya muara, atau Crocodylus porosus, adalah salah satu spesies buaya terbesar dan paling berbahaya di dunia. Kehadiran mereka di aliran sungai yang dekat dengan pemukiman manusia selalu menjadi perhatian serius karena potensi bahaya yang ditimbulkan.

Keberhasilan upaya konservasi dan pengelolaan populasi buaya muara sangat bergantung pada kerjasama antara masyarakat dan pihak berwenang. Langkah-langkah preventif seperti pemasangan banner peringatan dan edukasi kepada warga diharapkan dapat meminimalisir resiko konflik antara manusia dan satwa liar ini.

Dengan terus berjalannya koordinasi dan pemantauan yang intensif, diharapkan situasi di aliran Sungai Bondoyudo dapat tetap terkendali dan warga merasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar Membersihkan Material Longsor di Jalur Malalak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *