BeritaPeristiwa

Mayat Laki-laki Ditemukan di Jalan Tjilik Riwut, Diduga Meninggal Akibat Kecanduan Minyak Pertalite dan Lemfox

×

Mayat Laki-laki Ditemukan di Jalan Tjilik Riwut, Diduga Meninggal Akibat Kecanduan Minyak Pertalite dan Lemfox

Sebarkan artikel ini
Mayat Laki-laki Ditemukan di Jalan Tjilik Riwut

Kuala Kurun, Kalteng – Penemuan mayat laki-laki Seorang pria muda berusia 26 tahun di Jalan Tjilik Riwut, Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng) menghebohkan warga, pada Selasa (7/5/2024) pagi. Diduga, korban meninggal dunia akibat kecanduan minyak Pertalite dan Lemfox yang dihisapnya.

Korban diketahui bernama Tama Barbera Als Hamdi, warga Desa Tumbang Miwan, Kecamatan Kurun. Menurut keterangan Kapolres Gunung Mas, AKBP Theodorus Priyo Santosa, melalui Kapolsek Kurun Ipda Fajar Shidiq, korban memiliki kebiasaan mengkonsumsi minyak Pertalite dan Lemfox dengan cara dihisap.

“Ia memasukkan cairan tersebut ke dalam plastik dan kemudian dikaitkan ke telinga sehingga menutupi hidung dan mulutnya,” jelas Kapolsek.

Baca Juga :  8 WNI Terlibat Bantu Pelarian Buronan Thailand, Kabareskrim Polri Ungkap Peran Masing-Masing

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat bertengkar dengan ibu kandungnya karena menjual TV untuk membeli minyak Pertalite. Korban juga sering meminta uang dan membuat onar.

Di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah barang bukti, termasuk plastik berisi cairan diduga Pertalite dan botol berisi Pertalite.

Saat ini, penyebab pasti kematian korban dalam penemuan mayat laki-laki ini masih dalam penyelidikan pihak Polres Gunung Mas dan Polsek Kurun. Namun, dugaan sementara korban meninggal akibat kecanduan minyak Pertalite dan Lemfox.

Dampak Kecanduan Pertalite dan Lemfox yang berbahaya, yang mana bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan berbagai efek samping yang mematikan, termasuk kerusakan otak, gangguan pernapasan, dan bahkan kematian.

Orang tua dan keluarga harus lebih waspada dan memperhatikan perilaku anak-anak mereka. Jika ada indikasi kecanduan bahan berbahaya, segera hubungi layanan kesehatan atau rehabilitasi untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga :  7 Wilayah Mulai Berlakukan Pembuatan SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *