DaerahPendidikan

Ujian Berbasis Komputer di Maluku Tenggara: Mewujudkan Pendidikan Berkualitas di Era Digital

×

Ujian Berbasis Komputer di Maluku Tenggara: Mewujudkan Pendidikan Berkualitas di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Ujian Berbasis Komputer di Maluku Tenggara

Langgur, Maluku Tenggara – Penerapan Ujian Berbasis Komputer (CBT) di Maluku Tenggara menandakan langkah maju dalam dunia pendidikan di wilayah tersebut. Sistem ujian ini tak hanya praktis bagi peserta, tetapi juga menawarkan berbagai keuntungan, seperti menghemat waktu, meminimalisir kesalahan dan kecurangan, serta menghasilkan hasil yang lebih cepat dan akurat.

Pj Sekda Maluku Tenggara, Nico Ubro, dalam sambutannya di SMPN Unggulan Ohoijang, Senin (13/5/2024), menekankan pentingnya transformasi pendidikan di era digital. “Kebijakan ini sejalan dengan perubahan yang berjalan dengan sangat cepat dalam semua aspek kehidupan,” ujarnya.

Ubro memandang CBT sebagai solusi tepat untuk menyiapkan peserta didik di era digital. “Tidak ada kata lain, kita harus bisa menyiapkan peserta didik dengan baik, antara lain mampu mengoperasikan komputer atau Laptop dengan baik pula,” tambahnya.

Baca Juga :  Koni Jatim dan Atlas Sport Club Surabaya Siap Mendukung Persiapan PON XXI 2024

Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Umar Hanubun, menjelaskan bahwa cakupan pelayanan internet yang luas di Maluku Tenggara sangat mendukung pelaksanaan CBT. “Selain ujian berbasis aplikasi, ada ujian praktek. Kedua jenis ujian ini memiliki tujuan dan urgensi yang sama,” ungkap Hanubun.

Tahun ini, sebanyak 1.842 peserta didik dari 49 SMP di Maluku Tenggara mengikuti CBT. Kepala SMP Unggulan Ohoijang Malra, Yully Rahajaan, memastikan kesiapan siswanya dalam menghadapi ujian ini. “Siswa SMP Unggulan yang mengikuti ujian 2024 sebanyak 77 peserta dan mereka diawasi enam pengawas,” ujarnya.

Materi yang diujikan dalam CBT meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, PKN, Agama, dan IPS. “Semua materi yang diuji telah disusun menggunakan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS),” kata Yully.

Baca Juga :  Pemkot Padang Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

Penerapan Ujian Berbasis Komputer di Maluku Tenggara merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Diharapkan sistem ini dapat menghasilkan generasi muda yang cakap dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *