Kriminal

Pegawai Koperasi Keliling Diciduk Usai Cabuli Bocah SD di Palembang

×

Pegawai Koperasi Keliling Diciduk Usai Cabuli Bocah SD di Palembang

Sebarkan artikel ini
Pegawai Koperasi Keliling Diciduk Usai Cabuli Bocah SD di Palembang

Palembang, Seorang pegawai koperasi keliling berinisial BA (34) diringkus warga dan diserahkan ke pihak kepolisian usai tertangkap basah cabuli bocah kelas VI SD di kawasan Jalan Banten, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II Palembang.

Aksi bejat BA terungkap saat dia mendatangi rumah korban untuk menagih uang koperasi kepada orang tua korban. Melihat korban yang masih duduk di bangku kelas VI SD sendirian di rumah, BA melancarkan aksinya dengan mencium korban.

“Korban tidak cerita dengan kami, hanya cerita dengan temannya. Kemudian, hari ini kami memasang kamera, takut terjadi lagi dan ternyata benar dia (pelaku) mengulangi perbuatannya,” ungkap orang tua korban berinisial R.

Baca Juga :  Pasangan Kekasih di Sibolga Diciduk Polisi Atas Dugaan Curanmor!

Mengetahui hal tersebut, orang tua korban bersama ketua RT dan warga sekitar langsung mengamankan BA dan membawanya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Di hadapan petugas, BA mengakui perbuatannya. Ia mengaku hanya mencium korban dan tidak melakukan perbuatan lainnya.

“Saya khilaf Pak. Kesana mau tagih uang dengan orangtuanya, melihat korban sendirian jadi saya cium. Sudah dua kali, yang pertama hari Selasa kemarin, dan kedua hari ini. Hari ini saya merasa dijebak, karena mereka sudah ada semua,” kilah BA.

Atas perbuatannya Cabuli Bocah, BA dijerat Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak mereka, terutama saat berada di rumah sendirian. Kejadian ini juga menjadi tamparan keras bagi pelaku pelecehan seksual anak agar tidak mengulangi perbuatan bejat mereka.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Gagalkan Transaksi Narkoba di Tanjung Mulia Belawan

Polisi mengimbau masyarakat untuk berani melapor jika mengetahui adanya tindakan pelecehan seksual terhadap anak. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *