Keuangan

LPS: Hampir Seluruh Rekening Nasabah Bank Dijamin, Termasuk BPR/BPRS!

×

LPS: Hampir Seluruh Rekening Nasabah Bank Dijamin, Termasuk BPR/BPRS!

Sebarkan artikel ini
LPS Menjamin Dana Nasabah Bank

Surabaya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi dana nasabah bank. Hingga akhir Maret 2024, telah menjamin 99,94% dari total rekening atau setara 570.319.191 rekening untuk nasabah Bank Umum. Angka ini menunjukkan bahwa hampir seluruh dana nasabah Bank Umum aman dan terlindungi.

Khusus untuk nasabah BPR/BPRS, juga menjamin 99,98% dari total rekening atau setara 14.457.323 rekening. Hal ini merupakan kabar gembira bagi para nasabah BPR/BPRS yang selama ini mungkin masih ragu dengan keamanan dana mereka.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam keterangan resminya pada Senin (6/5/2024) menjelaskan bahwa akan terus melakukan asesmen dan evaluasi terhadap dinamika kinerja perbankan, ekonomi, dan SSK (Sistem Stabilitas Keuangan) dalam kaitannya dengan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP). Evaluasi ini dilakukan secara berkala, termasuk pada bulan Mei 2024, untuk memastikan bahwa TBP tetap sejalan dengan perkembangan kondisi perekonomian dan perbankan.

Baca Juga :  Ubah Video Facebook Menjadi Cuan! Begini Caranya!

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan bahwa akan terus berupaya untuk mendukung pemulihan kinerja ekonomi, memelihara stabilitas SSK, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan melalui berbagai kebijakan penjaminan dan resolusi.

Beberapa langkah konkret yang akan dilakukan antara lain:

  • Memperkuat monitoring cakupan penjaminan simpanan sesuai mandat Undang-Undang LPS.
  • Melakukan asesmen dan evaluasi berkelanjutan atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) LPS.
  • Mempercepat proses pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah BPR yang masuk dalam likuidasi.
  • Memperkuat koordinasi lintas otoritas agar penanganan bank pada periode Bank Dalam Penyehatan (BDP) dan Bank Dalam Resolusi (BDR) berjalan optimal.
  • Meningkatkan kegiatan sosialisasi mengenai program penjaminan simpanan kepada masyarakat termasuk melalui kantor perwakilan di daerah.
Baca Juga :  Dompet Elektronik: Era Baru Transaksi Keuangan di Indonesia

Selain itu, juga terus mengakselerasi persiapan penyelenggaraan Program Penjaminan Polis (PPP) sesuai amanat UU P2SK. Hal ini dilakukan melalui koordinasi dan diskusi dengan Kementerian/Lembaga dan stakeholder industri asuransi, serta pemenuhan dan peningkatan kompetensi SDM internal di bidang asuransi.

Upaya-upaya di atas diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *