BeritaDaerah

Lombok Barat di Persimpangan Pilkada: Pemimpin Progresif atau Politikus Pemoles Citra

×

Lombok Barat di Persimpangan Pilkada: Pemimpin Progresif atau Politikus Pemoles Citra

Sebarkan artikel ini
Sikap FM LOBAR Jelang Pilkada Lobar
Ketua Umum FM LOBAR, Muhammad Zakaria

Lombok Barat, NTB – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 segera dihelat. Semua orang bertanya-tanya tentang siapa yang akan maju pada Pilkada 2024, khususnya di Kabupaten Lombok Barat.

Dari beberapa hasil survei, banyak tokoh memang sudah digadang-gadang untuk maju pada Pilkada tahun ini. Namun sayangnya, belum ada yang berani membuka diri untuk menyatakan kesiapannya, atau pun deklarasi pasangan calon.

Lombok Barat dengan segala problematiknya, tentu membutuhkan pemimpin yang progresif dalam membangun daerah. Tidak hanya dalam segi pembangunan SDM, akan tetapi juga dalam segi tata kelola kota yang memang harus diperhatikan lebih oleh calon pemimpin.

Ketua Umum FM LOBAR, Muhammad Zakaria menilai, sosok yang digadang-gadang masuk bursa Pilkada saat ini adalah orang-orang yang memang masih menjabat sebagai pejabat di Kabupaten Lombok Barat, maupun Pemprov NTB.

Baca Juga :  PLN Dorong Mitra Kerja Terapkan Budaya Safety Action dan Anti-Penyuapan

“Mereka hanya fokus mempoles diri mereka demi maraup popularitas yang tinggi. Namun dia lupa akan tugas dan fungsi sebagai pejabat untuk melayani masyarakat demi kepentingan Pilkada. Patut kita menduga bahwa semua kemas Polesan brand yang digunakan Menggunakan Dana yang notabenenya Milik Rakyat dan kemudian membohongi Rakyat itu sendiri” tuturnya.

Sehingga hal hal yang memang sifatnya substantif dan wajib dilaksanakan, justru dikesampingkan akibat kepentingan-kepentingan politik yang akan datang.

“Semoga kedepannya Lombok Barat mampu melahirkan pemimpin yang amanah dan tegas terhadap persoalan daerah dan tentunya pemimpin yang adil serta peduli terhadap masyarakat Lombok Barat itu sendiri,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *