BeritaKriminal

Polisi Gagalkan Tawuran Remaja Bersenjata Tajam di Tapteng, 11 Orang Diamankan

×

Polisi Gagalkan Tawuran Remaja Bersenjata Tajam di Tapteng, 11 Orang Diamankan

Sebarkan artikel ini
Polisi Gagalkan Tawuran Remaja Bersenjata Tajam di Tapteng, 11 Orang Diamankan

Tapteng, Tim Patroli Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil menggagalkan aksi tawuran antar kelompok remaja di Jalan Prof M. Hazairin, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu malam (1/6/2024). Sebelas remaja diamankan beserta tiga bilah senjata tajam.

Berawal dari Informasi Masyarakat

Keberhasilan penggagalan tawuran ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima oleh KBO Sat Lantas Polres Tapteng, IPTU Totok Cw, SH. Bersama Ipda Tumindak, beliau memimpin Tim Patroli Blue Light untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang dilaporkan.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat tentang rencana tawuran di Jalan Prof M. Hazairin. Segera, tim kami bergerak cepat ke lokasi untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan,” ujar IPTU Totok Cw.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Serkot Berhasil Tangkap Pengedar Tembakau Gorila di Serang

Kelompok Remaja Sibuluan Hendak Balas Dendam

Sebelas remaja yang diamankan berasal dari Sibuluan Indah, Kabupaten Tapteng. Mereka mengaku berencana mencari kelompok remaja dari Tukka untuk membalas dendam atas ajakan berkelahi yang diterima pada bulan Mei lalu.

“Dari hasil interogasi, diketahui bahwa kelompok remaja ini merasa tidak senang dengan ajakan berkelahi dari remaja Tukka. Mereka pun berkumpul dan berencana melakukan aksi balasan,” jelas IPTU Totok Cw.

Senjata Tajam Disita

Dalam pengamanan tersebut, polisi menyita tiga bilah senjata tajam yang terdiri dari dua celurit dan satu double stick. Senjata-senjata tersebut diakui milik AYM (15), salah satu remaja yang diamankan.

“AYM membawa senjata tajam dari rumahnya dengan tujuan untuk digunakan dalam tawuran,” tambah IPTU Totok Cw.

Baca Juga :  1.543 CJH Bojonegoro Berangkat ke Tanah Suci, Siap Melangkah Menuju Baitullah!

Pembinaan dan Pemantauan

Setelah diamankan, para remaja tersebut diserahkan ke Piket Reskrim Polres Tapteng untuk dilakukan pembinaan. Orang tua/wali dari para remaja juga dipanggil untuk diberikan pemahaman tentang pentingnya mencegah aksi tawuran.

“Kami telah memberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh para remaja dan orang tua/wali mereka. Surat pernyataan ini juga diketahui oleh kepala lingkungan setempat,” ungkap IPTU Totok Cw.

Polres Tapteng juga akan melakukan pemantauan terhadap kelompok remaja Tukka yang diduga menjadi pemicu aksi tawuran ini.

“Kami akan terus memantau situasi dan melakukan tindakan preventif untuk mencegah terulangnya aksi tawuran antar kelompok remaja,” tegas IPTU Totok Cw.

Baca Juga :  Penandatanganan MOU dan PKS antara PT Bangun Banua dan Universitas Lambung Mangkurat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *