BeritaDaerahPemerintahan

Bupati Sumbawa Barat Diajukan untuk Gelar Tanda Kehormatan atas Suksesnya Program Percepatan Penurunan Stunting

×

Bupati Sumbawa Barat Diajukan untuk Gelar Tanda Kehormatan atas Suksesnya Program Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumbawa Barat Diajukan untuk Gelar Tanda Kehormatan

Taliwang, NTB – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), W. Musyafirin, dinilai berhasil mempercepat penurunan stunting melalui Program Posyandu Keluarga Gotong Royong dan Gerakan Keluarga Bahagia Bebas Stunting (Kebas Stunting). Sebagai pengakuan atas kontribusinya, W. Musyafirin diusulkan untuk menerima Gelar Tanda Kehormatan (GTK) Satyalancana Wira Karya (SWK) Program Bangga Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) pada tahun 2024.

Bupati Sumbawa Barat menerima verifikasi lapangan usulan Tanda Kehormatan SWK Bidang Bangga Kencana pada Senin (06/05/2024), pagi di Ruang Rapat Graha Fitrah Komplek Kemutar Telu Center (KTC).

Menurut Kepala Biro Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (GTK) Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres), Laksma TNI I Bayu Trikuncoro, penghargaan SWK merupakan penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia. “Penganugerahan GTK atas dasar negara menghendaki atau negara menyetujui. GTK merupakan wewenang Presiden yang diberikan sekali seumur hidup. Spesialnya, tanda jasa yang diperoleh tidak mungkin double, jadi ada beberapa aspek yang menjadi penilaian,” ujarnya.

Baca Juga :  Inflasi Kota Malang Melandai di Tengah Momen Idulfitri, Sinergi TPID Jadi Kunci Malang

“Pak Bupati sebagai penerima tanda kehormatan sudah lolos uji verifikasi dari 4 lembaga yakni Badan Intelijen Negara (BIN), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Ada lima komponen pendalaman untuk mendapatkan gelar SWK ini, diantaranya orisinalitas, kemanfaatan, manajemen risiko, kolaborasi, dan kelengkapan data,” tambah Kabiro GTK Setmilpres.

Pelaksana Tugas Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga BKKBN RI, Niken Akhirini, berharap agar semua pencapaian dan prestasi yang telah dilakukan Pemerintah daerah bisa terus bermanfaat untuk masyarakat.

Bupati Sumbawa Barat, W. Musyafirin, menjelaskan bahwa formula terbaik dalam percepatan penurunan stunting adalah dengan meningkatkan lingkungan masyarakat yang sehat. “Sejak tahun 2015, KSB mengalami kasus penyakit berbasis lingkungan yang tinggi, cakupan desa yang telah Tubabas masih rendah dan tingginya prevalensi stunting,” ujarnya.

Baca Juga :  Polri Siap Amankan World Water Forum di Bali: 5.791 Personel Dikerahkan, 9 Kepala Negara Hadir!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *