BeritaKriminal

Ibu Muda di Tangsel Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Anak

×

Ibu Muda di Tangsel Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Anak

Sebarkan artikel ini
Ibu Muda di Tangsel Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Anak
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi. FOTO: Humas Polri

Jakarta – Seorang ibu muda berinisial R (22) kini resmi ditetapkan sebagai tersangka pelecehan anak, setelah sebuah video yang menunjukkan dirinya melecehkan anak kandungnya yang masih berusia 2 tahun menjadi viral. Penetapan ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (3/6/2024).

R diamankan polisi atas dugaan pelecehan terhadap anak kandungnya di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dalam pengakuannya, R mengaku disuruh oleh seseorang yang dikenalnya melalui media sosial Facebook untuk melakukan tindakan tersebut.

“Menurut pengakuan pelaku, yang bersangkutan mengaku disuruh oleh seseorang yang dikenalnya melalui media sosial Facebook,” jelas Ade Ary, Senin (3/6/2024).

Kejadian bermula pada 28 Juli 2023, saat R dihubungi oleh seseorang yang menggunakan akun Facebook bernama Icha Shakila. Pemilik akun tersebut menawarkan pekerjaan kepada R, yang pada akhirnya membawa R ke dalam situasi yang mengerikan.

Baca Juga :   Inovasi Kerajinan Anyaman Pandan Pandeglang Berdayakan Lansia dan IRT

“Pemilik akun Facebook Icha Shakila (DPO) ini membujuk tersangka untuk mengirimkan foto tanpa busana dengan iming-iming akan diberikan sejumlah uang. Karena desakan kebutuhan ekonomi, tersangka R akhirnya mengirimkan foto tanpa busana miliknya,” ujar Ade Ary.

Namun, permintaan tidak berhenti di situ. ‘Icha Shakila’ kemudian meminta R untuk membuat video dengan gaya yang diinstruksikan. R merasa tertekan karena diancam bahwa foto-foto tanpa busananya akan disebarluaskan jika permintaan tersebut tidak dipenuhi.

“Dengan ancaman, apabila tidak membuat video yang diminta oleh akun Facebook tersebut, maka foto tanpa busana milik tersangka yang pernah dikirim akan disebarluaskan,” lanjut Ade Ary.

R juga mengaku dijanjikan uang sebesar Rp 15 juta oleh ‘Icha Shakila’, tetapi uang tersebut tidak pernah diterimanya. Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami keterangan R dan mencari tahu lebih lanjut mengenai sosok ‘Icha Shakila’.

Baca Juga :   Polres Metro Jakarta Barat Mengungkap Jaringan Narkoba dan Menyita 5,1 Kg Sabu

Keterangan tersangka ini akan didalami oleh penyidik, disandingkan dengan alat bukti lainnya,” ungkap Ade Ary.

Wanita R dijerat dengan pasal berlapis, mencakup Undang-Undang ITE, Undang-Undang Pornografi, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Saat ini, R masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

“Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 88 jo Pasal 76 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tutup Ade Ary.

Baca Juga :   Empat Warga Kediri Ditahan Akibat Pengeroyokan, Ini Motifnya

Kasus ini menarik perhatian publik dan menimbulkan keprihatinan mendalam terhadap perlindungan anak di Indonesia. Polisi terus melakukan upaya untuk mengungkap jaringan pelaku di balik kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban kecil tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *